Senin, 07 Maret 2011

modal menjadi wirausahaan !!!!

INISIATIF DAN INOVATIF BAGIAN DARI KEWIRAUSAHAAN
INSIATIF DAN INOVATIF BAGIAN DARI KEWIRAUSAHAAN

Kewirausahaan (Entrepreneurship) berasal dari bahasa Perancis : Perantara
Kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memikul resiko finansial, psikologi dan sosial yang menyertainya, serta menerima balas jasa moneter dan kepuasan pribadi. Tiga jenis perilaku kewirausahaan yaitu :Memulai inisiatif, Mengorganisasi dan mereorganisasi mekanisme sosial/ekonomi untuk merubah sumber daya dan situasi dengan cara praktis, Diterimanya resiko dan kegagalan
Wirausahawan adalah orang yang merubah nilai sumber daya, tenaga kerja, bahan dan faktor produksi lainnya menjadi lebih besar daripada sebelumnya dan juga orang yang melakukan perubahan, inovasi dan cara-cara baru
Kewirausahaan Dalam Perspektif Sejarah
Kewirausahaan muncul pertama kali di Inggris pada akhir abad 18 lalu diawali
dengan penemuan-penemuan baru seperti mesin uap, mesin pemintal dll.
Tujuan utama mereka adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Jadi keuntungan dan kekayaan bukan tujuan utama

Di dalam dunia bisnis kita banyak mengenal Hak paten.
Pengertian hak guna paten : pengaturan secara formal dalam suatu hubungan / cara bisnis, dimana perusahaan franchise (pemilik hak guna paten) memberi hak istimewa kepada franchisee (perusahaan pengguna hak guna paten), untuk menggunakan nama, logo, produk, prosedur operasi, dsb

Hak guna paten : persetujuan dimana perusahaan atau distributor tunggal dari produk yang mempunyai merek dagang memberikan hak eksklusif kepada perusahaan, distributor atau pengecer independen dengan imbalan pembayaran royalti dan menyesuaikan diri dgn prosedur operasi standar
Karakteristik Wirausahawan Menurut McClelland :
1. Keinginan untuk berprestasi
2. Keinginan untuk bertanggung jawab
3. Preferensi kepada resiko-resiko menengah
4. Persepsi kepada kemungkinan berhasil
5. Rangsangan oleh umpan balik
6. Aktivitas energik
7. Orientasi ke masa depan
8. Keterampilan dalam pengorganisasian
9. Sikap terhadap uang

Catatan : Inovasi adalah kunci penting seorang wirausahawan
Penentuan Potensi Kewirausahaan
Di bawah ini hal-hal yang bisa memberikan potensi bagi kewirausahaan:
(karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n Ach tinggi)
• Kemampuan inovatif
• Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
• Keinginan untuk berprestasi
• Kemampuan perencanaan realistis
• Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan
• Obyektivitas
• Tanggung jawab pribadi
• Kemampuan beradaptasi
• Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator

Manajemen Kewirausahaan
Terdapat faktor-faktor disamping n Ach yang bisa diajarkan untuk melahirkan seseorang wirausahawan yaitu mengidentifikasi kesempatan bisnis, analisa resiko dan perolehan kompetensi manajerial

IDENTIFIKASI PELUANG USAHA BARU

Orientasi Eksternal dan Internal
Keingintahuan dan minat pada apa yang terjadi di dunia merangsang orientasi Eksternal, Orientasi internal merangsang penggunaan sumber daya - sumber daya pribadi untuk mengidentifikasi peluang venture baru.
Orientasi Eksternal didapat dari :
1. Konsumen
2. Perusahaan yang sudah ada
3. Saluran distribusi
4. Pemerintah
5. Penelitian dan Pengembangan
Orientasi Internal didapat dari :
Tiga Tahap penggunaan sumber daya – sumber daya internal yaitu :
1. Analisa konsep hingga bisa terdefinisi dengan jelas, termasuk penguraian masalah yang perlu dipecahkan
2. Penggunaan daya ingat untuk menemukan kesamaan dan unsur-unsur yang nampaknya berhubungan dengan konsep dan masalah-masalahnya
3. Rekombinasi unsur-unsur tersebut dengan cara baru dan bermanfaat untuk memecahkan masalah-masalah dan membuat konsep dasar bisa dipraktekkan

Matriks Produk – Pasar

Ada 5 langkah untuk merumuskan tujuan bauran produk – pasar :
• Pemeriksaan kecenderungan penting dalam lingkungan bisnis dari daerah produk – pasar
• Pemeriksaan kecenderungan pertumbuhan dan kecenderungan keuntungan
• Pemisahan bidang produk – pasar yang akan menarik ke depan maupun daerah yang akan tertarik
• Pertimbangan mengenai kebutuhan atau diperlukannya tambahan produk atau daerah pasaran baru pada bauran
• Derivasi profil bauran produk – pasar optimum namun realistis didasarkan pada kesimpulan yang dicapai pada langkah 1 sampai 4

Beberapa cara memasarkan Langsung

Pengertian pemasaran langsung : merupakan proses penyampaian pesan maupun produk kepada pelanggan, melalui berbagi media

Pemasaran langsung : aktifitas total dengan mana penjual mempengaruhi transfer barang dan jasa pada pembeli, mengarahkan usahanya pada pemerhati dengan menggunakan satu media atau lebih untuk tujuan mengumpulkan tanggapan melalui telepon, pos atau kunjungan dari calon pelanggan

Teknik dalam pemasaran langsung :
a. kiriman pos langsung
b. telemarketing
c. penjualan door to door

Setelah produk di pasarkan lalu akan di bawa go publik, Go publik terjadi ketika perusahaan menawarkan dan menjual sebagian sahamnya kepada masyarakat melalui pendaftaran Bapepam
Keuntungan :
diperoleh modal baru
masyarakat lebih mengenal perusahaan
Kerugian :
ada kecenderungan terbukanya rahasia perusahaan
mahalnya biaya

Jumat, 18 Februari 2011

Kewirausahaan

Pengertian Kewirausahaan
Wirausaha adalah seseorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya. Ia bebas merancang, menentukan mengelola, mengendalikan semua usahanya. Sedangkan kewirausahaan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain. Kewirausahaan
meruapakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif atau kreatif berdaya, bercipta, berkarsa dan bersaahaja dalam berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegaitan usahanya atau kiprahnya. Seorang yang memiliki jiwa dan sikap wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya. Dari waktu-ke waktu, hari demi hari, minggu demi minggi selalu mencari peluang untuk meningkatkan usaha dan kehidupannya. Ia selalu berkreasi dan berinovasi tanpa berhenti, karena dengan berkreasi dan berinovasi lah semua peluang dapat diperolehnya. Wirausaha adalah orang yang terampil memanfaatkan peluang dalam mengembangkan usahanya dengan tujuan untuk meningkatkan kehidupannya.
Pada hakekatnya semua orang adalah wirausaha dalam arti mampu berdiri sendiri dalam emnjalankan usahanya dan pekerjaannya guna mencapai tujuan pribadinya, keluarganya, msaayarakat , bangsa dan negaranya, akan tetapi banyak diantara kita yang tidak berkarya dan berkarsa untuk mencapai prestasi yang lebih baik untuk masa depannya, dan ia menjadi ketergantungan pada orang lain, kelompok lain dan bahkan bangsa dan Negara lainnya. Istilah kewirausahaan, kata dasarnya berasal dari terjemahan entrepreneur, yang dalam bahasa Inggris di kenal dengan between taker atau go between. Pada abad pertengahan istilah entrepreneur digunakan untuk menggambarkan seseorang actor yang memimpin proyek produksi, Konsep wirausaha secara lengkap dikemukakan oleh Josep Schumpeter, yaitu sebagai orang yang mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru. Orang tersebut melakukan kegiatannya melalui organisasi bisnis yang baru atau pun yang telah ada. Dalam definisi tersebut ditekankan bahwa wirausaha adalah orang yang melihat adanya peluang kemudian menciptakan sebuah organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut. Sedangkan proses kewirausahaan adalah meliputi semua kegiatan fungsi dan tindakan untuk mengejar dan memanfaatkan peluang dengan menciptakan suatu organisasi. Istilah wirausaha dan wiraswasta sering digunakan secara bersamaan, walaupun memiliki substansi yang agak berbeda.
Norman M. Scarborough dan Thomas W. Zimmerer (1993:5) mengemukakan definisi wirausaha sebagai berikut : “ An entrepreuneur is one who creates a new business in the face of risk and uncertainty for the perpose of achieving profit and growth by identifying opportunities and asembling the necessary resourses to capitalize on those opportunuties”.
Menurut Dan Steinhoff dan John F. Burgess (1993:35) wirausaha adalah orang yang mengorganisir, mengelola dan berani menanggung resiko untuk menciptakan usaha baru dan peluang berusaha. Secara esensi pengertian entrepreneurship adalah suatu sikap mental, pandangan, wawasan serta pola pikir dan pola tindak seseorang terhadap tugas-tugas yang menjadi tanggungjawabnya dan selalu berorientasi kepada pelanggan. Atau dapat juga diartikan sebagai semua tindakan dari seseorang yang mampu memberi nilai terhadap tugas dan tanggungjawabnya. Adapun kewirausahaan merupakan sikap mental dan sifat jiwa yang selalu aktif dalam berusaha untuk memajukan karya baktinya dalam rangka upaya meningkatkan pendapatan di dalam kegiatan usahanya. Selain itu kewirausahan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan seuatu yang baru dan berbeda (create new and different) melaui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan hidup. Pada hakekatnya kewirausahaan adalah sifat, ciri, dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif.
Dari beberapa konsep yang ada ada 6 hakekat penting kewirausahaan sebagai berikut ( Suryana,2003 : 13), yaitu :
1. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis (Acmad Sanusi, 1994).
2. Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) (Drucker, 1959).
3. Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (Zimmerer. 1996).
4. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth) (Soeharto Prawiro, 1997).
5. Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru (creative), dan sesuatu yang berbeda (inovative) yang bermanfaat memberi nilai lebih.
6. Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber melaui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan. Nilai tambah tersebut dapat diciptakan dengan cara mengembangkan teknologi baru, menemukan pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan barang dan jasa yang baru yang lebih efisien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan menemukan cara baru untuk memberikan kepuasan kepada konsumen.
Berdasarkan keenam konsep diatas, secara ringkas kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai sesuatu kemampuan kreatif dan inovatif (create new and different) yang dijadikan kiat, dasar, sumber daya, proses dan perjuangan untuk menciptakan nilai tambah barang dan jasa yang dilakukan dengan keberanian untuk menghadapi risiko.
Dari segi karakteristik perilaku, Wirausaha (entepreneur) adalah mereka yang mendirikan, mengelola, mengembangkan, dan melembagakan perusahaan miliknya sendiri. Wirausaha adalah mereka yang bisa menciptakan kerja bagi orang lain dengan berswadaya. Definisi ini mengandung asumsi bahwa setiap orang yang mempunyai kemampuan normal, bisa menjadi wirausaha asal mau dan mempunyai kesempatan untuk belajar dan berusaha. Berwirausaha melibatkan dua unsur pokok (1) peluang dan, (2) kemampuan menanggapi peluang, Berdasarkan hal tersebut maka definisi kewirausahaan adalah “tanggapan terhadap peluang usaha yang terungkap dalam seperangkat tindakan serta membuahkan hasil berupa organisasi usaha yang melembaga, produktif dan inovatif.” (Pekerti, 1997)

Kamis, 28 Oktober 2010

tugas pengantar basis data

1.Apa perbedaan basis data terbaru dengan basis data yang terdahulu?
perbedaannya terletak pada sistem penyimpanannya,kalau sistem 
yang terdahulu itu penyimpanannya masih belum banyak (sedikit) 
sedangkan kalau yang terbaru sudah bisa menyimpan data yang banyak.

2.software-software apa saja yang memiliki keuntungan dalam menyimpan data?
Ms Access, My SQL, Oracle, SQL Server, Postgre, Fire Bird, Paradok, 
Interbase. Dan contoh yang lainnya adalah Sybase, DB2, Informix, FoxPro, 
Clipper, dan lain-lain.

tulisan pengantar basis data

1.Perkembangan database di era globalisasi
Basis data (database) adalah kumpulan informasi/data yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat dikelola, diperiksa, dan dimanfaatkan dengan menggunakan suatu program komputer. Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Namun sebenarnya kumpulan informasi/data mirip basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kwitansi, dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.
Seiring perkembangan penalaran dan ilmu pengetahuan, manusia menyadari perkembangan dan kemajuan dunia dipicu oleh pemanfaatan informasi. Segala hal yang dipikirkan, dirancang, dibangun, dan dihasilkan manusia berawal dari ide dan informasi. Oleh karena itulah, sering kita mendengar ungkapan, bahwa sejarah manusia digerakkan oleh ide-ide. Sementara ide-ide manusia semakin berkembang atas dasar informasi/data yang terus-menerus dimanfaatkannya. Dari situlah database atau kumpulan informasi/data yang sistematis menjadi sangat penting.

Peran database menjadi semakin penting terutama setelah masyarakat menyadari terdapat begitu banyak, beragam, dan acaknya informasi/data yang tersebar di berbagai tempat dan bisa dimanfaatkan untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Tanpa adanya sistem pengolahan yang baik, pengolahan dan pemanfaatan beragam informasi/data tidaklah maksimal. Oleh karena itulah database sangat dibutuhkan.

Perkembangan teknologi komputer (dan nantinya internet) semakin memudahkan dan mempercepat pengolahan database tersebut. Pada saat itulah informasi/data yang tak terkira banyaknya semakin mampu dikelola manusia, akibatnya muncul kebutuhan-kebutuhan baru untuk mengolah dan memanfaatkan informasi/data tersebut, misalnya dalam soal penyimpanan dan penyadangan (backup) informasi/data itu sendiri.

Jika pada masa sebelum komputer ditemukan dan dimanfaatkan, segala database tersimpan secara tertulis (sebagai arsip). Masalahnya, arsip fisik rentan terhadap suhu, reaksi kimia, dan serangan binatang (mis. rayap). Maka, semenjak komputer mampu mengubah fisik arsip menjadi deretan data-data digital, database pun disimpan dan dicadangkan secara digital untuk mengatasi kerentanan fisiknya. Bahkan setelah internet ditemukan, penyimpanan, pengolahan, dan pemanfaatan database tak lagi tergantung batasan ruang, karena database bisa disimpan di ruang maya dan bisa diakses dari segala penjuru dunia.

Dewasa ini, kemajuan komunikasi dan teknologi informasi membuat tak satu pun aspek hidup manusia bisa lolos dari pentingnya informasi. Media tak hanya membubarkan dimensi ruang dan mengabaikan batasan waktu, melainkan juga menguak segala sesuatu dan menampilkannya menjadi informasi.

Jika kita amati pada beragam media massa (cetak, radio, televisi, internet), beragam informasi yang disajikan di sana menjangkau segala aspek hidup manusia. Segala sisi hidup dan kebutuhan-kebutuhan manusia disajikan, dari perkara janin dalam kandungan hingga masalah yang dihadapi generasi lanjut usia, dari hobby mengoleksi pernak-pernik barang hingga khasanah kepustakaan berbagai disiplin ilmu, dari seni budaya, ekonomi, hingga politik. Beragam informasi itu tersedia dan siap dimanfaatkan, namun hanya jika kita mengelolanya secara sistematik dalam suatu database.

Dalam konteks Pendidikan Politik, OMK bersama para pendampingnya membutuhkan segala informasi terkait situasi kehidupan sosial politik dengan segala persoalannya, analisis dan cara memahami segenap persoalan itu, berbagai alternatif bentuk partisipasi politik OMK, dan segala ragam informasi/data yang mendukung proses pendidikan politik itu sendiri. Maka, jelaslah bahwa pengelolaan proses pendidikan politik membutuhkan sistem pengumpulan, pengolahan, dan pemanfaatan informasi/data sosial politik. Pendek kata, pendidikan politik OMK membutuhkan database.

Database pendidikan politik bisa dikelola dengan beragam cara, persis seperti perkembangan database itu sendiri. Di banyak perpustakaan umum, perpustakaan perguruan tinggi dan lembaga studi, serta kantor-kantor berita dan media massa, tersedia beragam informasi/data sosial politik berbentuk arsip, naskah kuno, buku-buku, jurnal ilmiah, dan kliping-kliping berita. Dari sana kita bisa mendapatkan informasi/data sosial politik dengan mudah karena telah dikelola secara sistematis. Namun, seperti dijelaskan pada bagian awal, database sosial politik pun sudah tersedia secara digital dan bisa diakses secara online di perpustakaan-perpustakaan maya pada lembaga-lembaga yang sama. Yang masih menjadi masalah kecil adalah bahwa data-data itu telah terorganisir menurut kepentingan lembaga penyedianya, dan belum tentu sesuai dengan kebutuhan kita yang spesifik: untuk mendukung proses pendidikan politik OMK.

Maka, demi mendukung kebutuhan yang spesifik itulah perlu dibangun database pendidikan politik OMK, terlebih secara online dengan memanfaatkan teknologi internet berbasis website.
database berbasis website berarti mengumpulkan, mengolah, dan memanfaatkan database di dalam/melalui website. Karena di dalam/melalui website, maka pengumpulan, pengolahan, dan pemanfaatan database bisa dilakukan di belahan dunia mana pun di dunia ini, sejauh memiliki akses/jalan/saluran yang terhubung dengan cukup lancar ke website di mana database tersebut disediakan.

2.Software-software terbaru apa saja yang mendukung database
Banyak program basis data yang sudah di gunakan, misalnya : Ms Access, My SQL, Oracle, SQL Server, Postgre, Fire Bird, Paradok, Interbase. Dan contoh yang lainnya adalah Sybase, DB2, Informix, FoxPro, Clipper, dan lain-lain.

3.Lingkungan basis data di era globalisasi
lingkungan dari basis data di era globalisasi sangat banyak sekali salah satu contohnya dari lingkungan pendidikan,karena untuk menyimpan semua data dari para siswa siswinya yang begitu banyak mereka otomatis mencari sebuah sistem yang bisa menyimpan banyak data seperti database agar data data para siswa siswinya tersimpan dan tidak ada yang hilang sehingga pendokumenannya jadi lebih gampang.